Desa Plorengan

081373133255

Plorengan.desa@gmail.com

E-Mandiri

2

Kehadiran Aparatur Desa

RISNO

Kepala Desa

Belum Hadir

SABARNO

Sekretaris Desa

Belum Hadir

MUHAMAD AGUS MUAHOR

Kepala Urusan Keuangan

Belum Hadir

CASMO

Kepala Urusan TU dan Umum

Belum Hadir

JAMIL

Kepala Urusan Perencanaan

Belum Hadir

NIAT

Kepala Seksi Pemerintahan

Belum Hadir

BAMBANG

Kepala Seksi Kesejahteraan

Belum Hadir

TOWIYAH

Kepala Seksi Pelayanan

Belum Hadir

KUSWORO

Kepala Dusun 1

Belum Hadir

DASURI

Kepala Dusun 2

Belum Hadir

SAHID

Kepala Dusun 3

Belum Hadir

MAHBUL SUGI P

Kepala Dusun 4

Belum Hadir

Statistik Pengunjung

Hari ini:451
Kemarin:230
Total:113.719
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:100.25.42.211
Browser:Tidak ditemukan

Pengaturan

Tampilan Box

Pilih Style Warna

Tampilan Full

Pilih Style Warna

Artikel / Berita

Informasi Penyelenggaraan Pemerintah Desa Tahun 2020


29 Januari 2021
1.121 Kali
SABARNO
 

Assalamu ‘alaikum warahmatullaahi wa barakatuh.

Salam sejahtera bagi kita semua.

Saudara-saudara warga masyarakat Desa Plorengan yang saya hormati dan saya banggakan. Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah Subhanahu Wata’ala atas semua limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga Pemerintah Desa Plorengan dapat menyusun Informasi  Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Plorengan Tahun Anggaran 2020.

Penyusunan dan penyampaian Informasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa ini merupakan pemenuhan dari tanggung jawab kami sebagai Kepala Desa kepada masyarakat Desa Plorengan dalam penyelenggaraan pemerintahan Desa tahun 2020. Informasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa ini juga merupakan kewajiban Kepala Desa dalam  pelaksanaan ketentuan Pasal 52 Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa sebagaimana telah diubah beberapakali, terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2019 dan Ketentuan dalam Pasal 10 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor  46 Tahun 2016 tentang Laporan Kepala Desa, dimana Kepala Desa wajib memberikan dan/atau menyebarkan informasi penyelenggaraan pemerintahan desa kepada masyarakat desa memalui media informasi yang mudah diakses oleh masyarakat, dalam hal ini media cetak ataupun media lainnya yang mudah diakses oleh masyarakat.

Penyelenggaraan pemerintahan desa secara keseluruhan sangat terkait dengan visi-misi Pemerintah Desa Plorengan sebagaimana tertuang dalam Peraturan Desa Plorengan Nomor 5 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Tahun 2018-2024 yaitu dengan

visi

Terwujudnya Masyarakat Desa Plorengan Yang Tentram, Adil, Makmur Dan Religius

Dalam upaya mewujudkan visi tersebut, diperlukan misi yang merupakan penjabaran dari visi dan merupakan pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan dalam usaha mewujudkan visi dengan mempertimbangkan potensi dan permasalahan di desa, Kebijakan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa  merupakan pedoman dalam melaksanakan program  dan  kegiatan  pembangunan  Desa  Plorengan  Kecamatan  Kalibening Kabupaten Banjarnegara dalam  periode Tahun 2018-2024 yakni :

Misi pertama :

Mewujudkan pemerintahan desa yang baik dan jaringan kerjasama dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat yang Prima, Cepat, Tepat dan benar.

Arah Kebijakan yang akan dilaksanakan untuk mencapai misi ini antara lain :

  1. Peningkatan Kapasitas pemerintah desa tentang tugas pokok dan fungsinya sehingga dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik dan benar
  2. Peningkatan kedisiplinan perangkat desa agar pelayanan di desa dapat maksimal
  3. Menjalin kerjasama yang baik dengan BPD dan lembaga desa lainnya sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat

Misi kedua :

Melaksanakan program pembangunan desa secara transparan.

Arah  Kebijakan  Pembangunan  yang  akan  dilaksanakan  untuk mencapai misi ini antara lain :

  1. Melibatkan masyarakat secara langsung dalam kegiatan pembangunan desa baik sebagai TPK maupun sebagai pekerja
  2. Memasang papan transparansi APBDes, Realisasi APBDes maupun papan nama kegiatan
  3. Memberikan informasi kepada masyarakat terkait kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan

Misi ketiga :

Mewujudkan kualitas iman dan taqwa melalui pembinaan dan pengembangan kehidupan beragama, kerukunan umat beragama, dan fasilitas kehidupan beragama;

Arah  Kebijakan  yang  akan  dilaksanakan  untuk mencapai misi ini antara lain :

  1. Meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama
  2. Peningkatan SDM tokoh-tokoh agama dengan pembinaan secara umum agar tidak mudah terpengaruh dengan golongan yang tidak bertanggungjawab.
  3. Memberi dukungan kepada tokoh agama dalam menyelenggrakan pendidikan keagamaan

Misi keempat :

Mewujudkan perekonomian desa yang semakin kuat dengan pemberdayaan ekonomi kerakyatan, potensi unggulan desa, dan lembaga ekonomi desa dalam rangka meningkatkan daya saing dan kemandirian desa;

Arah  Kebijakan  yang  akan  dilaksanakan  untuk mencapai misi ini antara lain :

  1. Mendorong BUMDes dalam melakukan kegiatannya dengan menambahkan bidang-bidang usaha
  2. Memupuk modal BUMDes melalui penyertaan modal desa
  3. Mendukung masyarakat dalam mengelola industri rumah tangga
  4. Pelatihan tentang pengolahan produk desa

Misi kelima :

ketersediaan dan peningkatan prasarana dan sarana pelayanan dasar pendidikan, kesehatan, dan sosial budaya dan Olah raga;

Arah  Kebijakan  yang  akan  dilaksanakan  untuk mencapai misi ini antara lain :

  1. Meningkatkan fasilitas kesehatan seperti pengadaan alat POSBINDU
  2. Memberikan operasional kegiatan Posyandu dan PAUD
  3. Memberikan dukungan kepada kelompok kesenian di desa
  4. Meningkatkan fasilitas sarana dan prasarana olah raga desa

Misi Keenam :

Meningkatkan pelayanan penanganan masalah sosial, serta meningkatkan kemajuan dan kemandirian masyarakat miskin.

Arah  Kebijakan  yang  akan  dilaksanakan  untuk mencapai misi ini antara lain :

  1. Mengutamakan penanganan masalah sosial pada keluarga miskin
  2. Melaksanakan pemugaran rumah tidak layak huni
  3. Melatih kemandirian masyarakat miskin dalam berwira usaha

Dalam pencapaian visi dan misi tersebut pada tahun 2020 telah ditetapkan kegiatan-kegiatan yang dikelompokkan sesuai dengan bidang kewenangan desa yang dilaksanakan dalam Peraturan Desa Plorengan Nomor 5 Tahun 2019 tentang Rencana Kerja Pemerintah Desa Tahun 2020 sebagaimana telah beberapakali diubah terakhir dengan Peraturan Desa Plorengan Nomor 11 Tahun 2020 tentang Perubahan Keempat Rencana Kerja Pemerintah Desa Tahun Anggaran 2020, dan dianggarkan dalam Peraturan Desa Plorengan Nomor 8 Tahun 2019 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2020 sebagaimana telah beberapakali diubah dengan Peraturan Desa Plorengan Nomor 12 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2020.

Pencapaian visi dan misi tersebut secara bertahap telah tertuang dan terwadahi dalam kewenangan desa yang telah dilaksanakan pemerintah desa tahun 2020 yaitu sebagai berikut:

  • Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa

Bidang penyelenggaran pemerintahan desa dilaksanakan atau diimplementasikan  melalui kegiatan

  1. memberikan penghasilan tetap, tunjangan dan jaminan sosial bagi aparatur pemerintah desa serta memastikan pemerintahan desa dapat berjalan dengan optimal melalui operasional perkantoran desa. Kepala desa, perangkat desa dan staf pemerintah desa diberikan penghasilan tetap sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan kemampuan keuangan desa, serta tambahan tunjangan berupa pengelolaan  tanah bengkok. Jumlah perangkat desa Plorengan Tahun 2020 terdiri 1 Kepala Desa, 1 Sekterataris Desa, 3 Kepala Urusan, 3 Kepala Seksi, 4 Kepala Dusun dan 1 Staf Perangkat Desa. Operasional perkantoran desa dimaksudkan untuk mengoptimalkan jalannya pemerintahan desa dengan bentuk penyediaan keseluruhan kebutuhan rutin desa, pengadaan barang modal perkantoran, pemberian tunjangan pengelola keuangan desa, pengurus aset desa serta pemeliharaan aset desa.
  2. Bagi BPD diberikan operasional pelaksanaan kegiatan dan tunjangan setiap bulan sesuai dengan kemampuan keuangan desa. Jumlah anggota BPD sebanyak 7 (tujuh) orang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, dan Anggota.
  3. Untuk RT/RW setiap tahun diberikan insentif sesuai dengan kemampuan keuangan desa sebagai penunjung kegiatan kelembagaan sesuai dengan tugas dan fungsi RT/RW. Sampai dengan akhir tahun 2020 jumlah RT sebanyak 16 dan RW sebanyak 6. Pertemuan RT/RW  dengan pemerintah desa guna menjalin komunikasi dan menyampaikan informasi terkait dengan pemerintahan desa, yang dilaksanakan sekali dalam sebulan atau dalam waktu yang dibutuhkan.
  4. Guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan desa juga dilakukan kegiatan musyawarah desa. Penyusunan RKPDesa dilakukan untuk menentukan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun yang akan datang. Sebagai bentuk pertanggungjawaban disusun pula Laporan Penyelenggaran Pemerintahan Desa kepada Bupati Dan Laporan Keterangan Penyelenggaran Pemerintahan Desa kepada BPD serta memuat Informasi Penyelenggaran Pemerintah Desa kepada masyarakat.
  5. Penyusunan anggaran, pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan desa dilakukan sebagai bentuk akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Pada tahun 2020 jumlah pendapatan yang diterima sebesar Rp 2.077.830.232,- dengan jumlah belanja Rp 2.081.797.148,- sehingga terdapat defisit Rp (3.966.916,-) penerimaan pembiayaan Desa yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya sebesar Rp 136.394263,-  pengeluaran pembiayaan Desa sebesar Rp 20.000.000,- sehingga sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) sampai 31 Desember 2020 sebesar Rp 112.427.347,- 
  6. Dalam menata aset pemerintah desa dan peningkatan pendapatan asli desa dilaksanakaan pengelolaan aset desa, antara lain dengan inventarisasi tanah desa, penataan tanah kas desa, penegasan batas tanah-tanah desa dan Pengelolaan Aset Desa Lainnya yang digunakan di Kantor Desa.
  7. Dalam rangka tugas pembantuan pencapaian pelunasan pajak bumi dan bangunan, dilaksanakan kegiatan intensifikasi PBB, fasiltasi pekan pembayaran PBB sehingga pada tanggal 28 April 2020 PBB di Desa Plorengan terbayar Lunas selain itu juga dilaksanakan update data SPPT yang dilaksanakan di setiap tahun. Capaian pelunasan PBB di Desa Plorengan tahun 2020 dari target Rp 47.132.819,- tercapai sebanyak Rp 47.132.819,- atau 100% dari wajib pajak sebanyak 791 orang
  8. Guna memberikan pemahaman tentang peraturan Pemerintah sampai dengan Peraturan Desa, dilaksanakan sosialisasi kepada tokoh masyarakat. Dengan adanya Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) maka dilaksanakan sosialisasi melalui siaran keliling kepada warga masyarakat.
  9. Dalam penyusunan regulasi ditingkat desa pemerintah desa bersama BPD telah menetapkan program legislasi desa untuk dibahas pada tahun 2020. Pada tahun 2020 jumlah Peraturan Desa yang ditetapkan sebanyak 14 Peraturan Desa. Sedangkan Keputusan Kepala Desa sebanyak 31.
  • Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

Bidang pelaksanaan pembangunan desa dilaksanakan atau diimplementasikan  melalui kegiatan:

  1. dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa bidang pembangunan diantaranya adalah peningkatan sarana prasarana transportasi yang lebih baik, dilaksanakan pembangunan Jalan rabat beton yang terletak di Dusun Plorengan melalui Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK) sepanjang 200 x 2,5 m. Kemudian Pembangunan Talud penahan tanah 1 titik dengan panjang total 22,5 m dan tinggi rata-rata 3,1 m yang terletak di Dusun Plorengan Rt 001 Rw 001, pembangunan rabat beton jalan lingkungan di dusun Tembolan dengan panjang total 841m dengan lebar rata-rata 1,2 m, Yang dibiayai dari Dana Desa, pembangunan talud penahan tanah pemukiman yang terletak di dukuh Simpar sepanjang 64 m yang terbagi 4 titik dan pembangunan drainase yang terletak di dukuh Plorengan Gunung sepanjang 394 m terbagi 4 titik yang di danai dari BANKEU Provinsi Jawa Tengah, Untuk sarana kegiatan pemerintah Desa dan masyarakat desa di bangun Gedung serbaguna dengan ukuran 10m x 18m, dari Dana Desa dan Kegiatan Non APBDes / Progran Sektoral yang masuk ke Desa Pada Tahun 2020 adalah Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) untuk menunjang sektor pertanian di bangun saluran irigasi yang terletak di dusun Tasari sepanjang 510 m. Kemudian peningkatan jalan antar desa melalui Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) sepanjang 283 x 2,5 m berupa Rabat Beton Jalan antar desa yang terletak di Dusun Plorengan dan menghubungkan Desa Sidakangen.
  2. Selain pembangunan juga telah dilaksanakan Pemugaran Rumah Tidak Layak Huni sejumlah 5 unit yang bersumber dari Dana Desa dengan harapan sebagai peningkatan kwalitas hidup bagi rumah tangga miskin.
  3. Sebagai salah satu pelaksanaan misi mendorong kegiatan keagamaan warga, pemerintah desa juga melakukan fasilitasi/bantuan insentif terhadap guru/ tenaga pengajar TPQ di seluruh wilayah desa plorengan.
  4. Selain kegiatan yang bersifat fisik dalam pelaksanaan pembangunan desa juga dilaksanakan kegiatan yang bersifat non fisik yaitu pembinaan dan pengelolaan PAUD, Posyandu, Posbindu, dan fasilitasi kader kesehatan desa. Pembinaan dan pengelolaan untuk PAUD, TRIBINA yang diberikan dalam bentuk insentif kepada kader Posyandu Guru pendidikan TPQ, PPKBD dan guru PAUD.

    Pembinaan dan pengelolaan Posyandu diberikan dalam bentuk pemberian makanan tambahan, dan insentif kader Posyandu. Sedangkan untuk kader TRIBINA diberikan dalam bentuk fasilitasi pertemuan-pertemuan yang diselenggarakan.

    Jumlah guru dan pengelola PAUD sampai dengan akhir tahun 2020 sebanyak 3 orang, Guru TPQ 27 orang, kader Posyandu sampai dengan akhir tahun 2020 sebanyak  35 orang, dan kader tribina 20 orang serta kader PPKBD 1 orang yang berasal dari warga desa
  • Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

Bidang pembinaan kemasyarakatan desa dilaksanakan atau diimplementasikan  melalui kegiatan:

  1. Pembinaan kelompok seni budaya dan pengembangan seni budaya lokal, melalui kegiatan pelaksanaan merdi desa/ruwat bumi. Jumlah kelompok seni budaya yang ada sebanyak 3 kelompok dengan jenisnya seperti kelompok jathilan / kuda lumping, kelompok rebana, dan kelompok rudad. Selain itu pengembangan seni budaya lokal dengan memberikan kesempatan kepada kelompok-kelompok seni budaya untuk tampil dalam even-even keagamaan dan peringatan hari besar nasional maupun hari besar islam yang dilaksanakan oleh warga masyarakat, namun dengan adanya Pandemi COVID19 kegiatan tersebut sementara tidak dilaksanakan.
  2. Guna peningkatan keimanan dan ketaqwaan, warga masyarakat melaksanakan kegiatan keagamaan yang melibatkan seluruh perangkat desa dan warga desa yaitu pelaksanaan peringatan hari besar islam seperti peringatan maulud nabi, isra mi’raj, idul fitri dan pengajian rutin yang di laksanakan setiap sebulan sekali yang dilaksanakan di masing-masing dusun, dengan maksud meningkatkan keimanan dan ketaqwaan perangkat desa beserta warga masyarakat dan mempererat tali persaudaraan antar warga terutama lembaga desa dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.
  3. Mengoptimalkan organisasi kemasyarakatan desa dengan pelatihan DESTANA Desa. Pemerintah desa memberikan perhatian bagi lembaga kemasyarakatan desa sebagai mitra dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Dengan dilaksanakan kegiatan pelatihan diharapkan lembaga tersebut dapat menjalankan tugas dan fungsi lembaganya dengan lebih baik.
  4. Lembaga Desa yang ada BPD, RT/RW, Linmas, LP3M, PKK, Posyandu, Karang Taruna, Destana, PIK Remaja kepengurusannya masih aktif.
  5. Pembinaan generasi muda dengan pembentukan dan pengkatifan kelompok olahraga, fasilitasi kegiatan pemuda, kelompok seni pemuda. Kelompok olah raga pemuda terutama dari kelompok sepak bola yang anggotanya dari seluruh padukuhan, Badminton, Kelompok seni budaya pemuda terdiri dari group dangdut, group jathilan/ kuda lumping, group gamelan, group rebana dan group musik lainnya. Ada 9 group kesenian dan budaya yang dilaksanakan oleh pemuda desa namun untuk tahun 2020 di tiadakan karena Pandemi COVID19.

 

  • Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

Bidang pemberdayaan masyarakat desa dilaksanakan atau diimplementasikan  melalui kegiatan:

  1. Peningkatan Kapasitas bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja Pemerintah Desa dalam menjalankan Tugas Pokok dan fungsinya.
  2. Pelatihan bagi kelompok perempuan, diberikan dalam bentuk pelatihan peran wanita dalam pembangunan desa, pelatihan kesetaraan gender, pelatihan kewirausahaan wanita, dan pelatihan kepercayaan diri wanita yang dikuti oleh perempuan remaja dan juga ibu-ibu rumah tangga.
  3. Penanggulangan kemiskinan. Data kemiskinan di Desa Plorengan tercatat sebanyak 572 kepala keluarga. Untuk mengentaskan kelompok ini pemerintah desa melaksanakan kegiatan seperti membantu pemugaran rumah tidak layak huni ( RTLH ), Jambanisasi dan kegiatan lain yang menunjang peningkatan taraf hidup bagi keluarga miskin melalui Padat Karya Tunai.

 

  • Bidang Penanggulangan Bencana, Keadaan Darurat dan Mendesak Desa

Bidang Penanggulangan Bencana, Keadaan Darurat dan Mendesak Desa dilaksanakan atau diimplementasikan  melalui kegiatan:

1. Dalam rangka Penanggulangan Bencana Non Alam Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Desa      telah melaksanakan berbagai kegiatan diantaranya, pembuatan posko COVID19, pendataan warga yang        datang dari luar daerah, penyemprotan Desinfektan, pembagian masker dan kegiatan lain terkait                      penanganan pandemi COVID19.

2. Sedangkan untuk Keadaan Mendesak karena adanya Bencana Non Alam Pandemi Corona Virus Disease      2019 (Covid-19) Desa telah melaksanakan Penyaluran BLT DD terhadap masyarakat yang terdampak.

 

Demikian Informasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa tahun 2020 kami sampaikan kepada warga masyarakat pada umumnya dan warga Desa Plorengan pada khususnya, dengan harapan akan memperoleh tanggapan serta masukan dari masyarakat baik secara lisan maupun tertulis untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan desa yang lebih baik. Tanggapan dan masukan tersebut dapat disampaikan kepada Pemerintah Desa Plorengan dengan alamat Jl. Desa Plorengan RT 001 RW 001 Kalibening Banjarnegara 53458. Kami menyadari masih terdapat kegiatan di bidang kewenangan yang belum sesuai dengan harapan masyarakat. Oleh karena itu, masukan yang bersifat konstruktif senantiasa kami harapkan untuk meningkatkan pelaksanaan kegiatan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan visi dalam rencana pembangunan jangka menengah desa yang telah disepakati bersama.

Kegiatan di bidang kewenangan yang telah mencapai hasil optimal merupakan kerja keras semua pihak, baik pemerintah desa, BPD, lembaga kemasyarakatan desa, dan masyarakat. Untuk itu Pemerintah Desa mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas partisipasi dan dukungan dari semua pihak.

Wassalamu ‘alaikum warahmatullaahi wa barakatuh.

Plorengan,  12 Januari 2021

                                                                                                                           KEPALA DESA PLORENGAN

                                                                                                                                               ttd

                                                                                                                                            RISNO

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail
Komentar
Isikan Jawaban

Komentar Facebook

Komentar Facebook

E-Mandiri

Desa Plorengan

Kecamatan Kalibening
Kabupaten Banjarnegara - Jawa Tengah

Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN

Jumlah Penduduk

1952

LAKI-LAKI

1776

PEREMPUAN

3728

TOTAL